Musim dingin telah hadir dan Sadi pun
menjalani rutinitasnya sebagai mahasiswa
Suatu hari, Sadi pulang dari kampus
tanpa memakai jaket dan sepatu yang lumrah
dipakai pada musim dingin.
Sadi yang kedinginan saat itu
berhenti di sebuah mesjid untuk solat ashar
Sesampainya Di Mesjid.
Sadi langsung menuju tempat wudhu
semua orang yang sembahyang di mesjid itu
tampak begitu akrab dengan Sadi.
Sebelum Mengambil Air wudhu, Sadi melihat
sepatunya yang kotor begitu pula kaus kakinya
yang sudah tidak enak dilihat lagi, dengan kesal
sadi melempar sepatunya di samping rak sepatu mesjid
Tidak disangka, sadi melihat seorang Pak tua
disampingnya sedang berwudhu, pak tua
yang hanya memiliki satu kaki itu pun terlihat
begitu tenang mengambil air wudhu
seperti tidak ada yang lain dari dirinya.
Sadi yang melihat itu merasa begitu malu
malu kepada diri sendiri dan kepada Allah SWT
karena selama ini Sadi sering sekali mengeluh
dan merasa bahwa dialah orang yang paling menderita
di dunia ini.
Betapa tidak, Sadi yang khawatir
dengan sepatu kotornya saja
hanya bisa marah dan kesal.
Sedangkan Pak tua itu tampak
begitu tenang dan nyaman
terhadap kondiisinya yang seperti itu
Mungkin saja Pak tua itu mempunyai banyak uang
untuk membeli sepatu, Tapi uang bukanlah
segalanya dalam hidup ini.
karena seberapa banyak pun uang
yang dimiliki seseorang
tidak akan mampu membeli nikmat
mempunyai anggota tubuh kita
yang lengkap ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar