Galau sering sekali membuat manusia lupa akan dirinya, kewajibannya, atau bahkan saudaranya. Imam Syafi'i sangat memahami hal ini. Syair ini dibuat untuk menyembuhkan galau dari setiap umat manusia. Simaklah dengan baik Syair Penyembuh Galau dari Imam Syafi'i berikut ini: Biarkan hari berlalu dengan segala lakunyaLapangkan dada atas segala Takdir-Nya Janganlah gundah dengan segala derita Karena cobaan dunia hanya sementara Tangguhkan jiwa atas segala nestapa Hiasi diri dengan maaf dan sikap setiaSemua aib akan dapat tertutup dengan kelapangan dada Layaknya kedermawanan menutupi cela manusiaTak ada kesedihan yang abadi, begitupun suka riaDan tak ada pula cobaan yang kekal, begitupun riang gembiraDi depan musuh, janganlah engkau bersikap lemahKarena hinaan dari seteru adalah bencanaDan jangan pernah berharap dari kikir durjan Karena api takkan menyediakan air untuk si haus dahagaRizkimu takkan berkurang karena ditundaDan takkan bertambah karena lelah mencarinyaBila engkau punya hati qona'ah bersahajaTak ada bedanya engkau dengan pemilik duniaBila kematian sudah datang waktunyaTak ada lagi langit dan bumi yang bisa membelaIngatlah, dunia Allah sangat luas tak terhinggaTapi bila takdir tiba, angkasa pun sempit terasaMaka biarkanlah hari berlalu setiap masanyaKarena kematian tak ada obat penawarnya
(Imam Syafi'i)
(Imam Syafi'i)

